Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 5 Halaman 95 96 97 99, Subtema 3: Sikap Kepahlawanan, Pembelajaran 1

oleh -116 views
Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 5 Halaman 95 96 97 99, Subtema 3: Sikap Kepahlawanan, Pembelajaran 1
Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 5 Halaman 95 96 97 99, Subtema 3: Sikap Kepahlawanan, Pembelajaran 1

Banyak pahlawan dari berbagai wilayah di Indonesia yang berjuang demi kemerdekaan dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sekarang kamu akan mengenal beberapa pahlawan nasional. Bagaimana perjuangan mereka?

Sikap apa yang mereka miliki? Bagaimana strategi mereka dalam berjuang? Ayo, kita cari tahu lebih lanjut.

Kunci Jawaban Halaman 95 dan 96

Ayo Mengamati

Berikut adalah pahlawan yang dimiliki bangsa Indonesia pada masa penjajahan. Sikap kepahlawanan mereka tidak jauh berbeda dari sikap kepahlawanan yang dimiliki raja-raja pada masa Islam yang memerangi penjajah.

Amatilah gambar berikut!

Berdasarkan gambar pahlawan yang telah kamu amati, jawablah pertanyaan berikut!

Jawaban:

Apa yang kamu ketahui tentang sikap kepahlawanan yang dimiliki para pahlawan nasional? Apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang sikap kepahawanan dari pahlawan nasional?
Sikap kepahlawanan yang dimiliki oleh para pahlawan nasional adalah nasionalisme, optimis, gigih, pantang menyerah. Cut’nyak Dhien dari Aceh, Pangeran Antasari dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan Saya ingin mengetahui lebih lanjut mengenai sikap kepahlawanan dari para pahlawan nasional adalah bagaimana mereka sangat gigih dalam memerangi ketidakadilan di Indonesia.
Diskusikan jawabanmu dalam kelompokmu.
Sajikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas, kemudian buatlah tulisan yang memuat semua informasi.  Tindakan apa saja yang dilakukan oleh tokoh-tokoh tersebut sehingga mereka disebut sebagai pahlawan nasional?
Jawaban:
1. Cut Nyak Dhien adalah seorang wanita Pahlawan Nasional Indonesia dari Aceh yang berjuang melawan penjajahan Belanda pada masa Perang Aceh. Cut Nyak Dhien bersama Teuku Umar bertempur bersama melawan Belanda. Namun, Teuku Umar gugur saat menyerang Meulaboh pada tanggal 11 Februari 1899, sehingga ia berjuang sendirian di pedalaman Meulaboh bersama pasukan kecilnya. 

No More Posts Available.

No more pages to load.