Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Halaman 1 4 5 8 9 10, Subtema 1: Lingkungan Tempat Tinggalku, Pembelajaran 1

oleh -295 views
Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Halaman 1 4 5 8 9 10, Subtema 1: Lingkungan Tempat Tinggalku, Pembelajaran 1
Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Halaman 1 4 5 8 9 10, Subtema 1: Lingkungan Tempat Tinggalku, Pembelajaran 1

Disadur dari: Dian K, 100 Cerita Rakyat Nusantara, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2014

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan cerita di depan.

1. Siapa tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita tersebut?
Jawaban:
Tokoh dalam cerita tersebut adalah Raja, Permaisuri, dan Putri Raja.

2. Di mana Raja melakukan pertapaan?
Jawaban:
Raja melakukan pertapaan di hutan.

3. Apa hadiah yang disiapkan Raja dan Permaisuri untuk ulang tahun putrinya?
Jawaban:
Raja dan Permaisuri telah menyiapkan hadiah berupa kalung terbuat dari untaian permata berwarna-warni.

4. Mengapa Permaisuri bersedih dan menangis?
Jawaban:
Permasisuri merasa sedih karena puterinya tidak mau mengenakan kalung yang ia berikan.

5. Bagaimana sifat Putri dalam cerita tersebut?
Jawaban:
Sifat puteri pada cerita tersebut adalah tidak menghargai pemberian orang lain, tidak sopan, dan kasar. Sifat-sifat tersebut tampak ketika Putri tidak menyukai kalung hadiah dari Raja dan Permaisuri.

Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 4 Halaman 5

Ayo Berlatih

Ceritakan kembali secara lisan dengan menyebutkan tokoh-tokoh yang ada dalam cerita Asal Mula Telaga Warna”. Berceritalah di depan guru dan teman-temanmu. Ceritakan dengan artikulasi jelas, ekspresif, intonasi tepat, dan penuh percaya diri.
Jawaban:

Dahulu kala di Jawa Barat, ada Raja dan Permaisuri yang belum dikarunia anak. Kemudian Raja memutuskan untuk bertapa di hutan dan meminta agar segera dikarunia anak. Doa Raja pun terkabul. Permaisuri melahirkan seorang bayi perempuan. Raja, Permaisuri, dan seluruh rakyat sangat senang menyambut kelahiran sang Putri. Ketika sang Putri berulang tahun yang ke-17, Raja mengadakan pesta dan memberinya hadiah kalung yang terbuat dari untaian permata berwarna-warni. Tetapi sang Putri tidak menyukainya. Ia kemudian menepisnya ketika Permaisuri akan memasangkannya hingga kalung itu terjatuh dan tercerai-berai permatanya. Permaisuri pun menangis. Seluruh rakyat yang melihatnya ikut menangis sehingga air mata mereka berubah menjadi aliran air dan membentuk danau. Air danau berwarna-warni seperti warna-warna permata kalung Putri.

No More Posts Available.

No more pages to load.