Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 7 Halaman 30 32 33 35 37 41 42 43, Subtema 1: Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan, Pembelajaran 3

oleh -56 views
Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 7 Halaman 30 32 33 35 37 41 42 43, Subtema 1: Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan, Pembelajaran 3
Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 7 Halaman 30 32 33 35 37 41 42 43, Subtema 1: Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan, Pembelajaran 3

Di manakah tanam paksa itu dilaksanakan?
Jawaban:
Tanam paksa dilaksanakan di Pulau Jawa, Sumatra Barat, Minahasa, Lampung, dan Palembang

Bagaimana tanam paksa dilaksanakan?
Jawaban:
Sistem tanam paksa dimulai sejak tahun 1847, ketika penduduk yang telah lama menanam kopi secara bebas dipaksa menanam kopi untuk diserahkan kepada pemerintah kolonial.

Apa akibat tanam paksa itu?
Jawaban:
Akibat penyimpangan pelaksanaan tanam paksa antara lain: banyak tanah yang terbengkalai sehingga panen gagal; rakyat makin menderita; wabah penyakit merajalela; bahaya kelaparan di Cirebon yang memaksa rakyat mengungsi ke daerah lain untuk menyelamatkan diri; kelaparan hebat di Grobogan sehingga banyak terjadi kematian dan menyebabkan jumlah penduduk menurun tajam.

Siapakah penentang tanam paksa itu?
Jawaban:
Penentang tanam paksa adalah rakyat Indonesia dan Douwes Dekker.

Tahukah Kamu?

Reaksi Rakyat Indonesia terhadap Pemerintah Kolonial

Menjelang kedatangan bangsa Eropa, masyarakat di wilayah Nusantara hidup dengan tenteram di bawah kekuasaan raja-raja. Kedatangan bangsabangsa Eropa di Indonesia mula-mula disambut baik oleh bangsa Indonesia. Namun, lama-kelamaan, rakyat Indonesia mengadakan perlawanan karena niat jahat bangsa-bangsa Eropa itu mulai terkuak dan diketahui oleh bangsa Indonesia. Perlawanan-perlawanan yang dilakukan rakyat Indonesia disebabkan orang-orang Barat ingin memaksakan monopoli perdagangan dan berusaha mencampuri urusan kerajaan-kerajaan di Indonesia.

Peristiwa Perlawanan terhadap Portugis

Setelah Malaka dapat dikuasai oleh Portugis pada tahun 1511, terjadilah persaingan dagang antara pedagang-pedagang Portugis dan pedagang di Nusantara. Portugis ingin selalu menguasai perdagangan. Maka, terjadilah perlawanan-perlawanan terhadap Portugis. Perlawanan tersebut antara lain sebagai berikut.
a. Sultan Ali Mughayat Syah (1514–1528) berhasil membebaskan Aceh dari upaya penguasaan bangsa Portugis.
b. Sultan Alaudin Riayat Syah (1537–1568) berani menentang dan mengusir Portugis yang bersekutu dengan Johor.
c. Sultan Iskandar Muda (1607–1636).
Raja Kerajaan Aceh yang terkenal sangat gigih melawan Portugis adalah Iskandar Muda. Pada tahun 1615 dan 1629, Iskandar Muda melakukan serangan terhadap Portugis di Malaka.

No More Posts Available.

No more pages to load.